KONSULTASI
Logo

Harga TBS Sawit Jambi Naik Rp47,02 per Kg, Tembus Rp3.913,49

2 September 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga TBS Sawit Jambi Naik Rp47,02 per Kg, Tembus Rp3.913,49

sawitsetara.co - JAMBI — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali menguat pada periode 28 Agustus hingga 3 September 2026. Kenaikan terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk tanaman umur 10–20 tahun, yang menjadi salah satu acuan utama harga TBS, ditetapkan sebesar Rp3.913,49 per kilogram, naik Rp47,02 per kilogram.

Kenaikan harga TBS tersebut sejalan dengan meningkatnya harga komoditas olahan kelapa sawit yang menjadi komponen dalam pembentukan harga TBS di tingkat pekebun.

Pada periode ini, harga Crude Palm Oil (CPO) tercatat sebesar Rp15.555,23 per kilogram, sedangkan harga kernel berada di level Rp12.836,49 per kilogram. Sementara itu, Indeks “K” ditetapkan sebesar 93,54 persen.

Berdasarkan daftar harga yang ditetapkan, harga TBS terendah berada pada tanaman umur tiga tahun, yakni Rp3.243,30 per kilogram. Harga kemudian meningkat seiring bertambahnya umur tanaman dan mencapai Rp3.913,49 per kilogram pada tanaman umur 10–20 tahun.

Setelah melewati kelompok umur 10–20 tahun, harga TBS kembali mengalami penurunan. Tanaman umur 21 tahun ditetapkan Rp3.851,94 per kilogram, umur 22 tahun Rp3.761,47 per kilogram, umur 23 tahun Rp3.724,15 per kilogram, umur 24 tahun Rp3.686,31 per kilogram, dan umur 25 tahun Rp3.643,61 per kilogram.

apkasindo

Daftar Harga TBS Sawit Jambi Periode 28 Agustus–3 September 2026

Umur 3 tahun: Rp3.243,30/kg

Umur 4 tahun: Rp3.427,77/kg

Umur 5 tahun: Rp3.508,38/kg

Umur 6 tahun: Rp3.604,02/kg

Umur 7 tahun: Rp3.687,40/kg

Umur 8 tahun: Rp3.743,97/kg

Umur 9 tahun: Rp3.829,61/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.913,49/kg

Umur 21 tahun: Rp3.851,94/kg

Umur 22 tahun: Rp3.761,47/kg

Umur 23 tahun: Rp3.724,15/kg

Umur 24 tahun: Rp3.686,31/kg

Umur 25 tahun: Rp3.643,61/kg.


Berita Sebelumnya
Solidaridad: Perempuan dan Generasi Muda Jadi Kunci Keberlanjutan Petani Sawit

Solidaridad: Perempuan dan Generasi Muda Jadi Kunci Keberlanjutan Petani Sawit

Keberlanjutan perkebunan kelapa sawit tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produktivitas, sertifikasi, ketelusuran (traceability) dan kepatuhan terhadap standar lingkungan. Ketahanan keluarga petani serta keterlibatan perempuan dan generasi muda juga menjadi faktor penting untuk memastikan praktik sawit berkelanjutan dapat terus dijalankan dalam jangka panjang.

1 September 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *